10 Tips Membangun Passive Income di Internet

Membangun passive income tidak semudah yang diceritakan banyak orang. Perlu keseriusan dan jam kerja yang cukup tinggi di awal, perlu sekurang-kurangnya 80-100jam kerja. Tidak hanya itu, hasil yang didapat di awal juga belum nampak.

Tapi begitu aktif dan berjalan, dan tergantung dari isinya juga, sebuah sistem passive income dapat menghasilkan hingga 1 milyar Rupiah per-tahun. Hanya dengan 5-10jam kerja untuk maintenance saja tiap bulannya.

Lantas bagaimana cara membangun sistem Passive Income di internet? Kali ini, saya akan bagikan 10 TIPS Membangun Passive Income di Internet.

1. Tentukan Tujuan Anda

Sebelum kita mulai, Anda perlu bertanya pada diri sendiri. “Apakah saya melakukan ini hanya untuk uang?”. Untuk bisa menghasilkan passive income dari internet, sangat bergantung pada audiens Anda, jika mereka mengetahui bahwa Anda lebih peduli menghasilkan uang daripada melayani mereka, Anda tidak akan berhasil.

Jika Anda dari awal berniat untuk menghasilkan uang dari orang-orang yang datang, kemungkinan besar, Anda akan gagal. Anda seharusnya memiliki niat untuk mengarahkan orang-orang ke arah yang benar. Niat untuk selalu membantu orang lain dan menyemangati mereka agar merasa lebih baik. Hasil sampingan dari niat baik Anda adalah menghasilkan uang.

 

2. Bersiaplah untuk SERIUS dan siapkan waktu Anda di awal

Anda masih ingat dengan singkatan SKS – Sistem Kebut Semalam, mungkin jaman sekolah/kuliah dulu kita sering seperti itu. Tapi dalam bisnis, tidak ada kesuksesan yang dibangun hanya dalam semalam. Anda perlu banyak kerja keras dan melibatkan cukup banyak waktu di awal.

Angry Birds misalnya, mungkin kelihatannya seperti sukses dalam semalam, tapi ini adalah game ke 52 yang diciptakan Rovio (pengembang Angry Birds). Untuk membangun sistem passive income, perlu minimal 1-2tahun.

 

3. Buang pikiran bahwa Anda bissa duduk santai dan berleha-leha setelah selesai menciptakan produk

Tidak ada yang namanya passive income 100%, bahkan dengan properti sekalipun, Anda masih harus mengelolanya. Atau dengan pasar saham, yang berpotensi menghasilkan passive income, Anda tetap harus mengelola porftofolio Anda, kapan beli harus beli baru, kapan harus di jual untuk ambil profit.

Dengan bisnis online, tidak ada yang namanya passive income 100%. Definisi passive income adalah “membangun bisnis otomasi”, namun agar mereka tetap berjalan secara otomatis dan tetap menjaga rasa percaya dari audiens Anda (ini tujuan utama Anda), Anda harus tetap memantaukan sesekali. Inilah maksudnya dari banyak waktu di muka dan sedikit waktu setelahnya.

 

4. Jadi, masih ingin punya sistem passive income? Langkah berikutnya, cari pasar yang bisa Anda bantu

Banyak orang yang keliru disini, mereka mencoba membangun bisnis atau menciptakan produk yang dapat melayani semua rang, dan dengan mencoba melayani semua orang, pada akhirnya Anda tidak melayani siapapun. Anda jadi TIDAK JELAS di mata audiens Anda. Anda harus fokus dan memilih niche yang spesifik dan menemukan pasar yang memiliki masalah yang dapat Anda bantu, menggunakan dasar dari pengalaman, pendidikan, dan hasrat/passion Anda.

Penghasilan Anda akan secara langsung mencerminkan seberapa baik Anda melayani audiens tertentu, dan semakin banyak pesan Anda beresonansi dengan mereka, semakin banyak kesempatan yang harus Anda jual kepada mereka..

 

5. Sebelum Anda memutuskan untuk terjun, pertimbangkan apakah Anda akan senang melayani pasar ini selama beberapa tahun ke depan dari sekarang

Bayangkan jika Anda menjadi seperti seorang Psy yang sangat sukses membawakan lagu Gangnam Style, Anda akan diminta untuk menyanyikan lagu yang sama, berkali-kali, ratusan, ribuan, puluhan ribu kali, sampai audiens Anda menemukan lagu pengganti. Anggap saja satu judul lagu ini adalah salah satu topik yang Anda bahas, lalu topik tersebut menjadi HITS dan Anda diminta membawakannya di seluruh penjuru dunia. Apakah Anda masih bisa menikmati situasi tersebut?

Saran saya, jangan memilih topik hanya karena sedang Trend (HOT). Tapi jika Anda bisa membayangkan diri Anda dengan senang hati menulis tentang masalah ini dan mendapatkan produk baru di tempat ini lima atau 10 tahun dari sekarang, distulah peluang kesuksesan Anda.

 

6. Cari tahu bagaimana audiens itu sudah dilayani dengan baik – dan celah apa yang bisa Anda isi.

Jangan pernah takut jika orang lain sudah berada di tempat itu. Validasi pikiran Anda. Ada pasar di luar sana, berhenti melihat orang lain sebagai pesaing Anda. Anda harus melihat mereka sebagai kesempatan untuk berteman dengan orang-orang yang seharusnya menjadi teman dengan Anda.

Tapi kemudian, Anda harus cari tahu posisi penjualan Anda, apa sisi unik dan keuntungan apa yang dapat Anda tawarkan yang saat ini tidak dimiliki pasar. Jangan pernah takut untuk berbagi kegagalan dan proses Anda pada audiens. Posisikan diri Anda sebagai Audiens Anda, apa masalah yang mereka hadapi, bagaimana cara Anda membantu mereka mengatasi masalah tersebut. Posisikan diri Anda sebagai teman diskusi yang sudah berada satu langkah di depan mereka, Anda ‘sedikit’ lebih tau dari mereka, untuk itulah Anda berbagi di sistem yang Anda bangun.

Salah satu cara untuk mulai mencari tahu di mana tempat yang cocok untuk Anda adalah dengan menjadi seorang freelance. Meskipun belum memberikan passive income untuk Anda, hal ini akan membantu Anda memaparkan masalah audiens target Anda, dan menunjukkan kepada Anda, bagaimana Anda dapat membantu mereka.

 

7. Bangun platform Anda

Sekarang setelah Anda memilih pasar Anda, temukan cara untuk mulai membagikan pesan Anda, entah itu blog atau podcast atau saluran Youtube, atau platform apa pun yang paling masuk akal untuk target pasar Anda. Disinilah Anda akan mulai membangun basis penggemar dan mengumpulkan email pelanggan Anda. Anda tidak perlu membuat seluruh dunia mengikuti Anda supaya Anda bisa mulai menghasilkan uang.

Pada dasarnya, jika Anda memiliki 1000 orang yang membayar Anda 1juta Rupiah setahun, itu artinya adalah 1 milyar Rupiah setahun. Jadi, Anda tidak perlu pusing untuk melayani semua orang.

Gunakan basis platform Anda ini untuk membangun audiens Anda, dan saat Anda mulai, manfaatkan fakta bahwa Anda tidak memiliki banyak pengikuti sehingga Anda dapat memberi lebih banyak bantuan pribadi pada penggemar pertama Anda. Saat Anda baru mulai, disitulah keuntungannya. Anda memiliki kesempatan untuk berbicara langsung dengan orang-orang yang sedikit itu. Akan ada yang datang kepada Anda, pahami masalah mereka, dan beri mereka perlakuan khusus yang mungkin tidak dapat dilakukan oleh merer yang lebih besar.

 

8. Tawarkan value pada mereka secara gratis.

Anda tidak dapat kemana-mana tanpa audiens Anda tau tentang value yang Anda tawarkan. Walaupun sebenarnya Anda masih bisa secara tidak langsung mendapatkan uang dari mereka melalui iklan yang Anda pasang di website / blog Anda.

Cara terbaik untuk mendapatkan bisnis passive income jangka panjang adalah dengan memberikan value dan informasi secara gratis, dan karena itu membangun keahlian, pengetahuan dan kepercaayaan dengan audiens Anda.

 

9. Cari tahu produk apa yang terbaik untuk melayani mereka.

Begitu audiens Anda tumbuh dan Anda bisa memvalidasi bahwa Anda menawari mereka value, ada banyak cara untuk menciptakan passive income. Anda bisa menjual produk digital seperti ebook (buku digital) atau kursus, Anda bisa menjadi seorang affiliate marketer dimana Anda mempromosikan produk perusahaan lain dan mendapatkan komisi saat Anda menjual barang itu kepada audiens Anda, membangun komuniktas, dan meminta orang-orang untuk menjadi bagian didalamnya, membuat software/program lalu menjualnya.

Tanyakan langsung kepada audiens Amda, apa yang paling sesuai untuk mereka, atau lihat apa yang mereka katakan di sosial media atau situs web lainnya, untuk mengetahui masalah apa yang mereka hadapi dan bagaimana ANda bisa membantu mereka menyelesaikan masalah tersebut.

Jika Anda merasa khawatir saat akan meluncurkan produk baru, dan berpikir bahwa Anda membutuhkan masukan untuk membuatnya benar-benar baik, Anda bisa melakukan pre-selling terlebih dahulu, misalnya, Anda bisa menawarkan masa uji coba kepada orang-orang tertentu. Tentu saja Anda akan memberikan perhatian khusus pada kelompok uji coba ini, sehingga Anda dapat melihat bagaimana cara memperbaiki konten produk baru Anda. Setelah direvisi, Anda dapat membuka penawarannya keseluruh audiens Anda

 

10. Saat Anda mulai menghasilkan uang, ingatlah poin 1 – bahwa keuntungan seharusnya tidak menjadi motivasi utama Anda.

Begitu Anda mulai melihat beberapa keberhasilan, jangan disesatkan oleh uangnya. Nantinya, Anda akan mendapat banyak tawaran untuk menjadi sponsor. Saran saya, jangan merekomendasikan produk yang tidak Anda gunakan atau sukai, hanya demi mendapatkan sejumlah uang. Karena kepercayaan yang Anda miliki dari Audiens Anda adalah hal yang paling penting di dunia. Jika Anda merekomendasikan produk untuk mendapatkan komisi yang luar biasa, tapi audiens Anda mendapat pengalaman yang buruk dari produk tersebut, kredibilitas Anda akan rusak.

Saat Anda mulai melakukan banyak hal demi uang, saat Anda mulai melakukan kebohongan dalam penjualan Anda, saat Anda mulai melibatkan ketidakjujuran dalam pekerjaan Anda, pertimbangkan dan ingatlah kembali mengapa Anda melakukan pekerjaan ini dari awal.

 

Jadi, supaya Anda tetap semangat, penting agar Anda tau apa motivasi Anda. Passive income itu tidak hanya penting untuk mengamankan kondisi finansial Anda, tapi juga agar Anda dapat meluangkan waktu bersama keluarga Anda. Agar Anda bisa bekerja dari rumah dan menyaksikan semua proses anak-anak Anda. Ingatlah, bahwa keluarga Anda adalah semangat Anda untuk melewati masa-masa sulit Anda nantinya, dan mengapa Anda harus terus menciptakan produk baru, dan mengapa Anda ingin membantu orang lain supaya dapat jadi seperti Anda.

Teman diskusi Anda

Chris Tuhuteru


Leave a Reply

Your email address will not be published.